Alexander Levin adalah salah seorang pemuda yang sukses mengolah bisnisnya di dunia maya. Saat usianya belum genap 25 tahun, ia telah mampu mengembangkan bisnis dunia mayanya sedemikian rupa, hingga memiliki penghasilan mencapai puluhan juta Dolar Amerika Serikat (AS).

Situs ciptaannya yang dinamai Image Shack menjadi salah satu situs penyedia layanan hosting gambar paling terkemuka di dunia, hingga membuatnya kaya raya.

Alexander Levin mengaktifkan Image Shack pertama kali pada Rabu 12 November 2003. Di luar dugaan banyak orang, bah¬kan mungkin Levin sendiri, citra Image Shack langsung menanjak pesat Mungkin salah satu nilai lebih Image Shack jika dibandingkan dengan situs layanan hosting gambar lainnya adalah setiap pengguna Image Shack tidak perlu harus repot-repot mendaftarkan diri terlebih dahulu dan mendapatkan account. Pengguna dapat langsung menemukan panel “browse” dan “upload” pada halaman depan situs tersebut. Setelah pengguna mengupload file gambar milik mereka, mereka langsung dapat menemukan URL gambar yang telah di-upload untuk kemudian mereka posting pada blog atau situs mereka.

Agar layanan hosting di situsnya diminati banyak orang, Levin mensetting Image Shack sedemikian rupa hingga mampu menampung aneka file yang diupload para pengguna internet baik dalam format JPEG, PNG, GIF, TIFF, BMP dan SWF dengan beban maksimal 5 megabytes. Untuk format file BMP dan TIFF, secara otomatis akan diubah menjadi file gambar berformat PNG. Kode URL yang kemudian muncul setelah aktivitas upload file hanya dapat dilihat oleh pengguna yang melakukan upload, jadi kode URL tersebut tertutup bagi pengguna lain, sehingga menjamin keamanan dan privasi penggunanya.

Berbagai terobosan yang dilakukan Levin membuat Image Shack makin banyak dikunjungi pengguna internet.

Pada Mei 2006, image Shack telah tercatat melayani upload file dari lebih 100 ribu orang penggunanya secara bersamaan. Memasuki pertengahan 2008, Levin mu¬lai melakukan sedikit perubahan pada Image Shack, ia mengatur agar situsnya mulai menyembunyikan direct-link pada file gambar. Percobaan tersebut dilakukan agar image Shack dapat memperoleh peluang lebih besar dalam bidang periklanan. Levin mengatur agar file gambar yang diupload para pengguna Image Shack tidak dikenakan batasan waktu, namun file gambar yang terindikasikan memiliki unsur pelanggaran dan dapat menggang¬gu ketertiban akan dikenakan tindakan seperlunya.

Image Shack lantas juga menerapkan layanan pendaftaran gratis yang memungkinkan pengguna layanan dapat mengakses dan menghapus gambar yang telah mereka upload sebelumnya.

Levin juga ingin memanjakan para pengguna layanan situs¬nya agar bebas menggunakan semua fasilitas Image Shade. Kebe¬basan inilah yang kemudian membawa beberapa oknum peng¬guna tak bertanggung jawab melakukan upload gambar yang me¬ngandung unsur kekerasan dan pornografi. Pengawasan dan pe-nyaringan yang dilakukan para petugas pengelola situs Image Shack ternyata belum cukup mampu mengantisipasi hal tersebut. Faktor inilah yang kemudian sempat membuat pemerintah Ko¬lombia melakukan pemblokiran Image Shack untuk akses dalam negeri mereka pada 24 Agustus 2009.

Di sisi lain, Levin rupanya belum puas dengan kinerja Image Shade yang hanya melayani hosting gambar, ia pun lantas mem¬perkenalkan sebuah aplikasi baru Image Shack yang memberikan kesempatan kepada para penggunanya untuk menguplood file video. Layanan uploader Image Shack yang baru tersebut tersedia untuk sistem operasi Windows, Machintos, dan Linux. Image Shack juga sempat memberikan layanan file torrent kepada peng¬gunanya. Tetapi karena satu dan lain hal, Alexander Levin meng¬hentikan layanan gratis Image Shack untuk torrent pada 28 Okto¬ber 2009.

Menurut situs Mashable (sebuah situs yang mengadakan kompetisi online Open Web Award, demi mencari open web ter¬baik), Image Shack menduduki 5 besar situs penyedia hosting gambar paling terkemuka di dunia. Sedangkan menurut rangking di Alexa pada 25 September 2007, Image Shack menempati urut¬an ke-40 untuk segala kategori situs di dunia yang paling banyak dikunjungi. Menurut Nielsen/NetRatings (perusahaan yang melakukan pengukuran terhadap situs internet), Image Shack ter¬masuk ke dalam 4 besar situs paling cepat berkembang pada ku¬run Juli 2006.

Prestasi tinggi yang dicetak oleh Image Shack telah melejit¬kan nama Alexander Levin. Seiring dengan peringkat Image Shack yang mampu menembus papan atas situs paling populer di dunia, Alexander Levin sebagai nakhodanya pun mencetak prestasi ter¬sendiri dengan masuk ke dalam daftar anak muda terkaya di du¬nia. Menurut laporan situs entrepreneurship retireat21.com Ale¬xander Levin ditaksir memiliki nilai kekayaan mencapai 56 juta dolar AS atau sekitar 560 miliar rupiah.