Dame Anita Perella Roddick adalah seorang pengusaha sukses asal Inggris. Ia adalah pendiri perusahaan kosmetik yang bernama The Body Shop. Perusahaan ini  memproduksi serta menjual produk kecantikan dari bahan-bahan alami dan ramah lingkungan.

Pada tahun 1991, ia berhasil mendirikan 700 cabang The Body Shop dan pada tahun 2004, The Body Shop sudah berkembang menjadi 1.980 gerai di seluruh dunia. The Body Shop melayani lebih dari 77 juta pelanggan di seluruh dunia. Produknya yang mengglobal, membuat The Body Shop terpilih sebagai merek yang paling dipercaya kedua di Inggris, dan merek top 28 di dunia.

Pengusaha sukses ini lahir pada tanggal 23 Oktober 1942, di Littlehampton, Sussex, Inggris, dengan nama kecil Anita Lucia Perilli. Anita dibesarkan dalam keluaiga imigran Yahudi-Italia. Orangtuanya bernama Henry dan Gilda. Pada waktu itu, ibunya mengelola usaha kafe. Anita dan beberapa saudaranya diminta ibunya untuk mengelola kafe tersebut. Anita menghabiskan masa sekolahnya di St. Joseph’s Convent. Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya di Maude Allen Secondary Modem. Setelah itu, Anita masuk ke Bath College of Higher Education yang merupakan sekolah guru.

Sebelum menikah dan membuka usahanya, Anita merupakan seorang yang suka berkeliling dunia. Beberapa negara seperti Tahiti, Australia, dan Afrika Selatan telah ia singgahi. Namun, kemudian ia dikenalkan oleh ibunya dengan seorang Skotlandia yang berprofesi sebagai penyair.

Pada tahun 1970, Anita menikah dengan Gordon Roddick, Anita memiliki dua orang anak dari pernikahannya yaitu Sam dan Justine. Setelah menikah, mereka berdua membuka rumah makan, dan mengembangkan bisnis dengan membuka sebuah hotel.

Anita membuka toko Body Shop awalnya dengan uang pinjaman dengan maksud untuk menambah penghasilan untuk biaya kedua anaknya. Ia membuka toko tersebut ketika suaminya pergi ke Amerika. Toko yang pertama ini ia buka di Brington pada tahun 1976.

Pada saat itu, Anita hanya mnjual sejumlah krim dan produk perawatan rambut. Tokonya belum memiliki stok barang yang banyak dan lengkap. Namun, usaha Anita terus berkembang sehingga ia berhasil membuka toko kedua enam bulan kemudian. Ia berhasil memiliki gerai hampir di seluruh dunia sebelum akhirnya perusahaan The Body Shop dibeli oleh perusahaan kosmetik L’Oreal dengan harga £652 juta.

Anita memperoleh sederet penghargaan, yaitu sebagai Pengusaha Wanita Terbaik versi Veuve Clicquot (1984), Officer of the Order of the British Empire (OBE) (1988), Center for World Development Education s World Vision Award, Amerika Serikat (1991), Penghargaan Lingkungan Australia dari Banksia Foundation (1993), Mexican Environmental Achiever Award (1993), National Audubon Society Medal, AS (1993), Penghargaan potwinick dalam Etika Bisnis, AS (1994), Annual Business leadership Award dari Universitas Michigan, AS (1994), First Annual Woman Power Award dari Women’s Business Development Center, AS (1995)

Selanjutnya, Anita juga memenangkan, Women’s Center ’s Leadership Award,AS (1996), Gleitsman Foundation’s Award of Achievement, AS (1996), United Nations Environment Programme (UNEP), Honouree, Eyes on the Environment (1997),  Environment & Media Award(1998), Chief Wiper-Away of Ogoni Tears, Movement for the Survival of the Ogoni People, Nigeria (1999), International Peace Prayer Day Organisation ’s Woman      of Peace (20Q1), Dame Commander of the Order of the British Empire (DBE) (2003).

Anita bukanlah seorang pengusaha yang hanya mementingkan bisnis semata. Ia juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Ia membantu pendirian majalah The Big Issue pada tahun 1990. Keuntungan penjualan dari majalah tersebut digunakan untuk membantu tunawisma. Setelah melakukan kunjungan pada sebuah panti asuhan di Rumania, ia juga mendirikan yayasan amal Children On the Edge yang bertujuan untuk membantu anak-anak yang kurang beruntung di Eropa Timur dan Asia. Anak-anak yang terkena dampak konflik, bencana alam, cacat, dan HIV/AIDS.

Tak hanya itu, Anita juga banyak membantu sejumlah organisasi amal termasuk Greenpeace. Kesehatan Anita menurun setelah dirinya positif menderita Hepatitis C menahun. Ia mempromosikan yayasan Hepatitis C Trust dan ikut serta melakukan kampanye penanggulangan hepatitis hingga ia meninggal di usia 64 tahun pada tanggal 10 September 2007 akibat pendarahan otak. Sebelum meninggal, Anita Roddick pernah menulis buku yang mendorong kesetaraan dan mengakhiri eksploitasi buruh dan anak-anak di negara-negara terbelakang.

Tips dan Quote

Beberapa pelajaran yang bisa diambil dan kisah sukses Dame Anita Perella Roddick, yaitu :

Pertama, berani memulai. Anita tidak mempunyai modal untuk memulai usahanya. Tekad dan keyakinannya yang kuat membuat ia berani memulai dengan memakai uang pinjaman.

Kedua, sabar menjalani proses. Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, bahwa di awal pendirian tokonya, Anita hanya menjual beberapa barang. Ia tidak cukup uang untuk membeli barang yang lengkap, tetapi itu bukan alasan baginya untuk membuat usahanya maju. Ia melewati semua proses dengan sabar. Ia mengumpulkan uang sedikit demi sedikit dan secara bertahap membuka cabang di berbagai kota hingga beberapa negara. Anita mendirikan usahanya pada tahun 1976 dan berhasil memiliki 700 cabang pada tahun 1991. Tiga tahun setelah itu, jumlah gerai The     Shop bertambah hampir tiga kali lipat, yaitu 1.980 gerai di seluruh dunia.

Ketiga, memberikan manfaat bagi orang lain lebih penting. Bagi sebagian pebisnis, mereka sangat hitung-hitungan dengan uang yang keluar termasuk untuk kegiatan amal. Namun, Anita sengaja membuat kegiatan amal tanpa diminta untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Ia memiliki perhatian yang cukup besar terhadap peningkatan kesejahteraan hidup dan kualitas kesehatan. Tidak hanya memperhatikan manusia, Anita juga memperhatikan kelangsungan kehidupan hewan. Melalui perusahaannya, ia melarang penggunaan hewan untuk bahan uji. Tak heran bila Anita tidak hanya dikenal sebagai pebisnis sukses, tetapi juga aktivis yang sering terlibat dalam kampanye isu lingkungan hidup.